Irene in My Head

Akhirnya setelah beberapa lama ga nyambangin situsnya ELI, kemarin aku mampir ke sana. Ternyata mereka udah ngeluarin album kedua, yang secara suka rela mereka bagikan kepada kita. ELI atau everybody loves irene merupakan sebuah band indonesia, namun dengan kebanyakan lirik lagu mereka berbahasa inggris. Untuk alirannya sepertinya mereka lebih suka menyebut diri mereka Trip Hop, ini bisa dilihat dari bagian header website mereka yang bertuliskan Trip Hop Band from Indonesia.

Mereka telah mengeluarkan dua album yang bisa di download gratis, untuk album pertama mereka ada beberapa lagu yang bagus bahkan masuk OST dari film Gerbang13 – ‘Crop Circle Me’, DTK (Dunia Tanpa Koma) – Memento Mori dan Re-Evolution. Untuk album kedua ini saya cuplik track pertamanya :

Title : No One Here’s Alone

We all live and will die so don’t you cry
Nothing you have to hide coz I’m here by your side

We all live and will die so don’t you cry
Let’s take a ride till you satisfied don’t just keep it inside your heart

We all live and will die so don’t you cry
Nothing you have to hide coz I’m here by your side

We all live and will die so don’t you cry
Let’s take a ride till you satisfied don’t just keep it inside your heart

They can’t punish us only god we trust
So grab my hand we’ll fight till end

We all live and will die so don’t you cry
Don’t just sit and feel the pain and shall our memory will remain

Untuk bisa mendapatkannya lagu-lagu mereka, kunjungi :

Semoga bermanfaat….

Nb: Judul post aku buat gitu soalnya setelah ngedenger lagu mereka kata-kata irene sang vokalis, menginspirasi ide-ideku.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Regard, 

 

Quantro a.k.a Royyan Azizi..

Advertisements

Prita Mulyasari – RS. Omni – UU. ITE

tulisan ini merupakan COPAS dari blog mbak maya, di link ini :

Mungkin inilah salah satu bentuk kepedulian dan rasa solidaritas sebagai sesama perempuan, saya berusaha menulis apa yang terjadi dan, antara Prita Mulyasari dan RS. Omni Intl Tangerang serta UU no.11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU-ITE).

Dari tulisan di ruang Surat Pembaca detikcom, kini Prita harus mendekam di Penjara Wanita Tangerang sejak 13 Mei 2009. Prita adalah seorang Ibu Rumah Tangga yang memiliki  anak yang masih balita, Khairan dan Ranarya. Bahkan anaknya yang kedua, Ranarya,  masih membutuhkan ASI. Haruskan Prita dihukum seberat itu, sampai harus terpisah dengan suami dan anak-anaknya…???

Apa yang ditulis Prita, baik di Email maupun di SurPem detikcom, adalah satu bentuk kritik  mengenai kesalahan yang telah dilakukan oleh pihak Rumah Sakit Omni. Mengacu pada tulisan om Nukman, RS. Omni tidak seharusnya melayangkan gugatan yang akhirnya membuat Prita harus bermalam di ruang tahanan. Karena apa yang sudah ditulis Prita, seyogyanya menjadi sebuah cambuk dan pembelajaran untuk peningkatan pelayanan.

Kasus Prita ini mengingatkan saya dengan kejadian kemarin, senin 1 Juni 2009, ketika saya mengirimkan email ke Surat Pembaca di Okezone. Memang beda kasusnya, tapi ada kesamaan jalur yang saya tempuh. Yaitu pengiriman surat elektronik. Tapi Alhamdulillah. pihak Indovision langsung menanggapi dan menghubungi saya secara langsung, dan masalah dapat teratasi. Padahal, saya sudah berencana, kalau sampai saya pulang kantor belum juga ada tanggapan dari Indovision, kemungkinan besar saya akan menyebarkan keluhan saya tersebut ke media yang lain.

Menurut beberapa tulisan, Prita terbukti melanggar Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, yang isinya, “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

Soal nama baik?

Bagaimana sebuah Rumah Sakit, atau lembaga / instansi manapun mengaharapkan nama baik, ketika dirinya tidak memberikan pelayanan yang baik terhadap konsumennya. Nama baik akan seiring jalan
membuntuti nama sebuah lembaga / instansi ketika ia memberikan pelayanan terbaik buat konsumennya, tanpa memandang asal-usul, latar belakang dan kepribadian si konsumen. Kenapa saya berikan tambahan ini, karena memang terkadang para pemilik jasa, hanya akan memberikan pelayanan terbaik terhadap orang-orang yang memiliki jabatan, pangkat dan kekayaan. Terhadap mereka yang tidak memilikinya, pemilik jasa akan memberikan layanannya secara ala kadar.

Lalu, bagaimana tentang kebebasan mengeluarkan pendapat? Bukankah yang ditulis Prita (dan saya) di Surat Pembaca adalah sebuah bentuk dan cara mengeluarkan pendapat? Begitupun denga sarana Blog/Weblog, Milis, Social Media dan media-media lain.

Yaaa.. saya hanya bisa berdoa dan berharap, agar semua pihak bisa bermusyawarah dengan hati tenang, berpikir dengan logis, bersikap bijak dan membuat keputusan dengan tepat dan adil buat semua pihak.

Buat Prita, sabar ya Bu…
Allah tidak tidur.
We here for you….

MARI KITA DUKUNG BU PRITA DEMI KEADILAN DAN KEMANUSIAAN!!!

Tinggalkan IE 6 demi kenyamanan bersama

Beberapa hari ini aku coding beberapa aplikasi web dengan css standar v 2.1 (belum css3). Semua style berjalan baik di beberapa web browser, Opera 9.2, Firefox 3.08/v2 juga lolos, chrome 1.x. Tapi di Internet Explorer v6, yang notabene masih banyak digunakan malah tampilannya jadi acakadul. Aku merasa codingku sudah standar semua termasuk cssnya sudah standar (v 2.1). Tapi ternyata si IE 6 ini ga mau make css v2.1, yang mana sekarang merupakan standar versi css di dunia web programming.

Setelah itu selidik, punya selidik browser IE yang notabene punya raksasa software Microsoft, merupakan sebuah web browser yang sama sekali tidak mau mengikuti standarisasi yang ada. Kok bisa saya bilang gini?? Bisa donk, versi terbaru IE yaitu versi 8 (saat tulisan ini ditulis), sangat jauh dari standarisasi ACID. Apa itu ACID? ACID disini bukan ACID database, tapi ACID yang merupakan sebuah test page untuk web browser yang digunakan untuk mengetahui apakah sebuah web browser sudah sesuai dengan standarisasi yang ada.

ACID sampai saat ini sudah mencapai versi 3 yang meliputi uji :

DOM Level 2 Traversal (subtests 1-6)
DOM Level 2 Range (subtests 7-11)
Content-Type: image/png; text/plain (subtest 14, 15)
<object> handling and HTTP status codes (subtest 16)
DOM Level 2 Core (subtests 17, 21)
DOM Level 2 Events (subtests 17, 30-32)
CSS Selectors (subtests 33-40)
DOM Level 2 Style (subtest 45)
DOM Level 2 HTML (subtest 60)
DOM Level 2 Views
ECMAScript GC (subtests 26-27)
Unicode 5.0 UTF-16 (subtest 68)
Unicode 5.0 UTF-8 (subtest 70)
HTML 4.0 Transitional (subtest 71)
HTML 4.01 Strict
SVG 1.1 (subtests 74, 78)
SVG 1.1 Fonts (subtests 77, 79)
SMIL 2.1 (subtests 75-76)
ECMAScript Conformance (subtests 81-96)
Data URI scheme (subtest 97)
XHTML 1.0 Strict (subtest 98)
HTTP 1.1 Protocol
  • DOM Level 2 Traversal (subtests 1-6)
  • DOM Level 2 Range (subtests 7-11)
  • Content-Type: image/png; text/plain (subtest 14, 15)
  • <object> handling and HTTP status codes (subtest 16)
  • DOM Level 2 Core (subtests 17, 21)
  • DOM Level 2 Events (subtests 17, 30-32)
  • CSS Selectors (subtests 33-40)
  • DOM Level 2 Style (subtest 45)
  • DOM Level 2 HTML (subtest 60)
  • DOM Level 2 Views
  • ECMAScript GC (subtests 26-27)
  • Unicode 5.0 UTF-16 (subtest 68)
  • Unicode 5.0 UTF-8 (subtest 70)
  • HTML 4.0 Transitional (subtest 71)
  • HTML 4.01 Strict
  • SVG 1.1 (subtests 74, 78)
  • SVG 1.1 Fonts (subtests 77, 79)
  • SMIL 2.1 (subtests 75-76)
  • ECMAScript Conformance (subtests 81-96)
  • Data URI scheme (subtest 97)
  • XHTML 1.0 Strict (subtest 98)
  • HTTP 1.1 Protocol

Sedang pada ACID versi 2 yang diuji :

  • Alpha transparency in PNG-format image.
  • The object element.
  • data URIs.
  • Absolute, relative, and fixed CSS positioning.
  • The CSS box model.
  • CSS table formatting.
  • CSS generated content.
  • CSS parsing.
  • Paint order.
  • Hovering effects

Pada versi 1 yang diuji hanyalah soal kemampuan browser dalam menangani CSS versi 1.

Cukup bicara soal ACID, sekarang kembali ke IE 6. Sesuai judul yang saya cantumkan, saya menyarankan pengguna internet untuk meninggalkan IE 6, kenapa?? Ya tadi, sang browser dari microsoft ini hanya mampu melewati uji ACID1, adiknyaitu v7 juga hanya mampu melewati ACID1, untuk ACID2nya belum sempurna. Sedangkan yang terbaru v8, hanya mampu memberi persentase 20 dari standar. Tau deh microsoft maunya apa browsernya gitu semua.

Untuk itu saya tekankan sekali lagi, mari tinggalkan IE 6 demi kenyamanan bersama. Kenyamanan yang saya maksud adalah agar kita dapat menikmati semua fitur dan tampilan website secara maksimal. Kasihan juga jika suatu saat anda masih memakai IE6, padahal web yang anda kunjungi menggunakan CSS v2. Iya ga masalah soal tampilan, tapi bagaimana kalau ada tombol yang hilang (kalau tombolnya ga penting si ga masalah, tapi kalau tombol transaksi??) gara-gara tidak kompatibelnya CSS dengan browser?? Mau menyalahkan programmer, bisa. Tetapi biasanya sang programmer dah mewanti-wanti dengan tulisan “Best view with x browser in AxBpx”. Jadi salah siapa??

Nb: Untuk programmer juga harus tahu cara mengatasinya, salah satunya dengan conditional css, suatu saat insyaallah saya akan bahas.

Semoga bermanfaat…

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Regard,

Quantro a.k.a Royyan A.

######################################################

Referensi :

Jogja Earthquake 27 Mei 2006 (sebuah memori)

Jogjakarta 3 tahun yang lalu, tepatnya 27 Mei 2006 pukul 05:55 terjadi sebuah peristiwa yang tidak hanya mengguncang satu propinsi, tetapi juga mengguncang dunia. Yaitu peristiwa terjadinya sebuah gempa tektonik yang dahsyat dengan kekuatan tidak kurang dari 5.9 skala richter selama ± 56 detik. Pada waktu itu tercatat tidak kurang 6000 jiwa menghadap ke yang Maha Kuasa.

Sebuah memori yang masih melekat di dalam jiwaku adalah memori tentang tugas Basis Data yang seharusnya aku kumpulkan hari itu di lab VI (yang nantinya menjadi lab tempat aku mengabdi). Pada hari itu tepatnya malam sabtu alias jum’at tanggal 26 Mei 2006 sehabis sholat isya’ sekitar pukul 21:00 aku dengan seorang temanku teringat akan sebuah tugas yang belum selesai dikerjakan, maklum waktu itu masih bodoh banget (sekarang tetep :mrgreen:) ngerjain tugas aja 1 minggu baru bisa separo. Udah deh waktu itu aku ma dia ngerjain bareng makai komputerku, gantian gitu. Ceritanya dari pukul 21 tadi sampai pukul 00:00 malem baru selese tugas punya temenku (sebagai temen sok baik, aku biarin dia kerjain dulu toh komputerku n dikamarku :cool:). Setelah itu gantian deh aku ngerjain punyaku sampai pukul 03:00 pagi dan aku istirahat bentar. Tapi setelah istirahat aku ga yakin sama tugasku, sehingga aku buat ulang total semuanya.

Ceritanya tu tugas bikinku pusing sampai akhirnya aku kerjain dan selesai pukul 05:05 tepat (masih inget), habis itu aku sholat, lalu telp-telp-an ma seseorang :mrgreen:. Dan akhirnya merebahkan diri sekitar pukul 05:30an. Eh baru merebahkan diri, aku mimpi serasa naik bus tua yang lagi jalan di jalan rusak (seakan aku lagi pulang dari semarang ke batang~dulu jalannya ada yang rusak banget). Tapi dalam mimpi itu aku ingat aku masih di jogja bukan semarang, eh tiba-tiba pintu kamar kos digedor ama temenku dia bilang “Yan, tangi yan gempa…”. Gara-gara tu teriakan akhirnya aku bangun dan keluar kos cuman pake celana pendek sama singlet (Masih untung waktu itu ada yang keluar ga pake apa-apa~orang pengantin baru). Bangun, keluar kamar bentar habis gempa sedikit reda aku masuk kamar lagi, ga peduli ibu kosku marah-marah gara-gara khawatir. Eh baru mau tidur gempa lagi, kabur dah keluar kamar.

Ceritanya mata sudah 10 watt duduk-duduk di depan kos (kabur dari dalam rumah kos takut ada gempa lagi), aku ma temen-temen kos sama tetangga bercanda soal tsunami, ngebayangin ada tsunami gara-gara gempa. Eh, baru cerita gitu kakak temenku datang dari arah pantai selatan bilang ada tsunami, dianya naik motor. Langsung dah aku ambil kaos dalam kos n ikut bonceng naik motor ma temenku (bertiga ma kakaknya) sampai KM 14 jalan kaliurang (bayangin tuh dari jalan solo sampe kaliurang). Di KM 10-12 papasan sama rombongan dari arah atas, yang dari bawah isu tsunami, dari atas isu merapi (parah banget ributnya). Akhirnya di KM 14 aku sempet telp kerabat, saudara, orang tua buat minta do’anya, dan di KM14 juga kami bertemu seseorang bapak yang menenangkan kami dan akhirnya kami turun kembali ke kos.

Tanggal 28 Mei esok harinya, banyak warga jogja dan pendatang exodus keluar jogja sementara pas aku telp orang tuaku, bapakku malah bilang “Kalau masih ramai ga pulang gapapa”. Emang saat itu masih ramai, dan pada hari itu aku ke kampus. Di kampus aku denger kalau bakal ada semacam team relawan (dan aku langsung gabung), kami (relawan) terjun ke daerah Wedi (klaten), Jalan Wonosari, dan beberapa tempat lain. Di team relawan ternyata ada beberapa yang pada saat nyalurin bantuan belum sempat (atau tidak bisa) makan. Aku langsung inisiatif ngeluarin uangku (baru dapet beasiswa) buat makan ama temen-temen, habis dah tu uang. Tapi ga apa-apa, ikhlas dan senang aku bisa membantu sesama.

Sebuah Kenangan….

~~~~~~~~~~~~~~~~

Inside memory of

Quantro a.k.a Royyan A.

Search Engine Friendly URL

Search engine friendly url adalah sebuah metode untuk membuat URL atau alamat website yang kita miliki menjadi sebuah alamat yang mudah untuk di-index oleh mesin pencari semacam google, sehingga rangking web yang kita miliki bisa berada di atas. Metode search engine friendly url (SEF) ini hanyalah salah satu cara untuk meningkatkan peringkat website kita dalam daftar pencarian, masih ada metode lain seperti backlink, meta, atau yang lainnya.

Dalam SEF seperti yang telah saya utarakan sebelumnya metodenya adalah dengan mengubah alamat web kita yang tadinya susah untuk di-index, menjadi semakin mudah di-index oleh search engine. Pada prinsipnya kemampuan search engine dalam membaca tidaklah jauh beda dengan manusia. Walau tak sesempurna manusia tetapi beberapa faktor pembacaan oleh search engine hampir sama dengan manusia. Misalnya pada url, search engine dan manusia sama-sama bakal lebih mudah membaca url seperti ini :


http://www.contoh.com/aksi/metode/parameter

daripada seperti ini :


http://www.contoh.com/index.php?act=aksi&met=metode&par=parameter

Nah, pada contoh pertama merupakan contoh SEF, sedang contoh kedua bukan merupakan url SEF. Metode yang digunakan untuk membuat SEF istilahnya adalah url rewriting, untuk melakukannya dibutuhkan sebuah file .htaccess file ini adalah sebuah file yang otomatis akan me-redirect atau menolak suatu request [utamanya http request] yang menuju website kita. File .htaccess ini hanya bisa berjalan saat mod_rewrite [apache] dari web server aktif. Untuk melihat apakah mod_rewrite [apache] aktif atau tidak caranya mudah. Yaitu buat sebuah file php dan isi file tersebut dengan kode dibawah ini :


<?

phpinfo();

?>

setelah itu simpan file tersebut misal dengan nama info.php, dan disimpan di (misal)


/path/to/file [root folder atau folder apa saja yang merupakan bagian kita ]

kemudian buka file tersebut lewat browser, misal


http://www.path.com/to/file/info.php

dan lihat disitu apakah ada mod_rewrite, kalau ada, selamat anda bisa memakai SEF dengan .htaccess. Adapun contoh file .htaccess adalah :


Options +FollowSymLinks
Options -Indexes
DirectoryIndex index.php
RewriteEngine on
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule ^(.*)$ index.php?/$1 [L,QSA]

isi file .htaccess ini merupakan serangkaian command kepada server yang biasanya juga terdapat di httpd.conf.

Semoga berguna….

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Regard,

Quantro a.k.a Royyan A.

Firefox Add-Ons yang sebaiknya anda tahu

Setelah beberapa kali jalan-jalan di internet dan terakhir kali jalan-jalan ke website teman di plurk, yaitu  mbak maya dan bang andri, saya jadi kepikiran untuk menulis sebuah post tentang firefox add-ons yang sebaiknya diketahui dan dimanfaatkan oleh seorang web developer (sebagai seorang developer hati saya tergugah untuk berbagi).

Firefox Add-on(s) adalah sekumpulan aplikasi kecil tambahan semacam plugin yang digunakan untuk memperkuat, mempermudah, mempersingkat, dan sebagainya selama kita berelancar dan bekerja dengan Firefox. Apa saya bilang bekerja? YA bekerja, bakerja dengan firefox bukanlah hal yang aneh, sekarang hampir sebagian orang (terutama IT) bisa dipastikan bekerja dengan firefox, entah bekerjanya berupa kirim-terima email, jual beli lewat internet (sebagai info saya lagi ngerjain modul payment lewat paypal buat salah satu perusahaan/firma hukum), bisa juga blogging for money.

Untuk developer sediri bekerja dengan firefox bisa berarti bugging atau mencari bug atau error dari aplikasi yang dia buat. Bug atau error tersebut bisa berupa kesalahan tampilan, kesalahan dalam logika proses, bahkan bisa juga kesalahan dalam pemrosesan data yang nantinya bisa digunakan sebagai celah bagi para cracker.

Nah untuk itu kita bisa memakai beberapa Add-ons firefox yang bisa membantu dalam bugging. Misalnya (yang saya pakai) :

  • Web developer : yang biasanya aku pakai buat checking form element, hidden filed, images, dsb.
  • firebugs : walau mungkin di add-on sebelumnya fitur editing script dah ada tapi buat ngoprek script aku nyaman pakai ini (bisa buat hack lho, kapan-kapan aku cerita :mrgreen: )

Selain dua add-ons diatas, masih banyak lagi add-ons yang bisa kita gali. Oh ya, saya juga memakai add-ons ini lho :

  • Fireshot : untuk membuat screenshot dari web yang kita buat (sayangnya cuman buat windows adanya, di linus saya memakai WebShots).
  • Zotero :add-on yang berfungsi seperti perpustakaan (bagus banget buat research).

Fiuh, capek juga ngetik segini. Dah dulu ah, kapan-kapan aku cerita tentang firebugs atau add-on lain.

Semoga bermanfaat…

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Regard,

Quantro a.k.a Royyan A.

Jaunty Jackalope First Run

Setelah 1 minggu dapat ubuntu versi terbaru akhirnya sempat juga aku update (baca install ulang) laptopku biar lebih mutakhir dengan versi terbaru dari ubuntu ini. Pada awalnya takut sih kalau terjadi masalah soal touchpad atau mouse, soalnya ada beberapa yang kena masalah touchpad atau mouse setelah install Jaunty. Alhamdulillah ternyata tidak terjadi apa-apa. Aku install Jaunty ini setelah aku backup semua data direktori home-ku ke partisi windows, setelah itu aku boot pake cd Jaunty then istall deh dengan nimpa partisi ibex yang telah ada sebelumnya.

Pada saat install pertama kali terjadi error, ada keterangan kalau error cd-nya tidak terbaca. Setelah itu aku coba keluarkan cd Jaunty tersebut, bersihin cd make kain atau tisu, lalu coba install ulang. Dan ternyata berhasil. Setelah selesai install aku coba menyalakan effect yang ada dan ternyata tidak bisa, aku inget harusnya install compiz atau apa gitu baru nyalain effectnya. Tapi aku males installnya, malah kepikiran buat update saja. Dan ternyata salah satu update-nya adalah instalasi compiz. Langsung deh aku update, setelah di update effectnya bisa jalan. Seneng dah punya Lappie make Jaunty, sekarang nunggu buat release-nya Karmic Koala (9.10) yang katanya bakal di release 29 Oktober 2009 nanti.

O ya kalau pengin dapat cd ubuntu/kubuntu/edubuntu gratis order aja ke sini :

  • ubuntu (Ubuntu Linux-Gnome Desktop)
  • kubuntu (Varian Ubuntu dengan desktop KDE)
  • edubuntu (Varian Ubuntu untuk pendidikan)

ntar cdnya bakal dikirim ke alamat kita (asal alamatnya lengkap dan bener), gratis kok. Kalau bayar juga paling-paling biaya kurir, yang seharusnya cuman 7000an rupiah.

Semoga berguna…

~~~~~~~~

Regard,

Quantro a.k.a Royyan A.